Arba’in An-Nawawi Hadits Ke-11: Wara’ dan Meninggalkan Yang Syubhat

Teks Hadits
عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ الحَسَنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ سِبْطِ رَسُولِ اللهِ ﷺ وَرَيْحَانَتِهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: حَفِظْتُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ ﷺ: «دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ» رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَالنَّسَائِيُّ وَقَالَ التِّرْمِذِيُّ: حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ.
Terjemah Hadits

Dari Abu Muhammad Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib cucu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan kesayangannya, ia berkata: aku hafal dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,
“Tinggalkan apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu.”
(HR. At-Tirmidzi no. 2518, An-Nasa`i VIII/327, dan At-Tirmidzi berkata, “Hadits hasan shahih.”)

Faidah Hadits
  • Kita diperintahkan untuk menjauhi syubhat, dan diperintahkan pula untuk beralih kepada perkara yang jelas (yang yakin). Inilah yang disebut dengan sikap WARA’.

Leave a Reply

Your email address will not be published.