Tafsir Al-Qur’an Surah النساء / An-Nisa Ayat 132 Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{3} Ali ‘Imran / آل عمران Indeks Al-Qur’an المائدة / Al-Ma’idah {5}

Tafsir Al-Qur’an Surat النساء / An-Nisa (Wanita) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 4 Tafsir ayat Ke 132.

Al-Qur’an Surah An-Nisa Ayat 132

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا

wa lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa kafā billāhi wakīlā

QS. An-Nisa [4] :132

Arti / Terjemah Ayat

Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Seluruh makhluk di jagad raya ini adalah milik Allah. Cukuplah Allah sebagai pemelihara dan penjaga segala urusan makhluk-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.

Allah-lah yang mengatur tiap-tiap diri dalam semua apa yang diupayakannya, dan Dialah yang mengawasi dan yang menyaksikan atas segala sesuatu.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

131-132. Allah memberitakan tentang luasnya kerajaanNya yang agung yang menuntut untuk dikelola dengan berbagai bentuk pengelolaan, dan diurusi dengan berbagai macam aturan, baik secara takdir maupun syariat. Pengelolaan Allah menurut syariat yanitu Dia mewasiatkan kepada orang-orang terdahulu dan orang-orang terakhir, Ahli Kitab terdahulu yang akan datang untuk bertakwa, yang mengandung perintah, larangan, dan pengadaan hukum-hukum syariat, dan balasan orang yang menegakkan wasiat tersebut dengan pahala dan hukuman bagi orang yang melalaikannya dan menyia-nyiakannya dengan pedihnya siksa neraka, karena itulah Allah berfirman, “Tetapi jika kamu kafir” dengan meninggalkan takwa kepada Allah dan kalian syirik kepada Allah di mana Allah tidaklah menurunkan suatu keterangan pun akan hal tersebut, sesungguhnya perbuatan kalian itu tidaklah memudharatkan kecuali bagi diri kalian sendiri, dan tidaklah kalian memudharatkan Allah sedikit pun, dan tidak pula kalian mengurangi kerajaanNya, Dia memiliki hamba-hamba yang lain dan lebih baik dari kalian, lebih agung dan lebih banyak, yang tunduk dan taat kepadaNya serta patuh terhadap perintahNya, karena itulah Allah menyiapkan balasan akan hal itu dalam FirmanNya,

“Tetapi jika kamu kafir, maka (ketahuilah) sesungguhnya apa yang di langit dana pa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah, dan Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji,” Dia memiliki kedermawanan yang sempurna, karunia yang menyeluruh yang bersumber dari perbendaharaan rahmatNya yang tidak akan berkurang dengan infak dan tidak pula berkurang dengan nafkah. karuniaNya mengalir terus siang dan malam, dan sekiranya penduduk langit dan penduduk bumi dari orang-orang terdahulu dan orang-orang yang akan datang berkumpul lalu setiap orang dari mereka memohon seluruh hal yang diangan-angankan olehnya, (maka hal itu) tidaklah akan mengurangi sedikit pun dari kerajaanNya, yang demikian itu karena Allah Mahamulia, Maha Pemberi lagi Mahaagung, pemberianNya adalah FirmanNya, siksaNya adalah FirmanNya, sesungguhnya perintahNya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berfirman kepadanya, “Jadilah” maka jadilah ia, dan merupakan kesempurnaan KekayaanNya bahwa Dia memiliki sifat yang sempurna, karena bila ada kekurangan sedikit pun dalam sisi apa pun juga, maka masih ada semacam kebutuhan kepada kesempurnaan, dan di antara sifat-sifat itu adalah kesempurnaan sifat-sifatNya.

Dan di antara kesempurnaan kekayaanNya bahwa Dia tidaklah memiliki istri, tidak pula anak, tidak pula sekutu dalam kerajaanNya, tidak pula penolong, tidak pula pembela untukNya pada perkara apa pun dalam pengelolaan kerajaanNya, dan merupakan kesempurnaan kekayaanNya juga adalah kebutuhan seluruh alam langit maupun bumi dalam segala kondisi dan keadaan mereka kepadaNya, permohonan mereka kepadaNYa akan seluruh kebutuhan mereka yang tersembunyi maupun yang Nampak, lalu Allah menunaikan seluruh kebutuhan-kebutuhan mereka dan permohonan-permohonan tersebut, Allah mencukupkan mereka dan memberikan kepuasan buat mereka serta memberikan karuniaNya atas mereka dan memberi petunjuk kepada mereka dengan kasih sayangNYa.

Sedang yang Maha Terpuji, merupakan salah satu nama Allah di antara nama-namanya yang mulia, yang menunjukan bahwa dia berhak atas segala pujian, kecintaan, sanjungan, dan penghormatan, yang demikikian itu adalah saat Allah menyifati dirinya dengan sifat yang terpuji yang merupakan sifat yang indah lagi Mulia, dan saata Allah memberi karuniaNya atas makhlukNya berupa kenikmatan kenikmatan yang banyak, maka Dia adalah dzat yang berhak di puji dalam segala kondisi.

Dan betapa sesuainya kedua nama ini disatukan Yang Maha Kaya Lagi Maha Terpuji, Allah memiliki kesempurnaan dalam kekayaanNya, kesempuranaan dalam kekayaanNya, kesempurnaan dalam pujiananNya dan kesempuraan dalam kondisi bersatunya darinkedua nama Allah tersebut dengan yang lainNya, kemudian Allah mengulangi peenyebutan peluasan kerajaanya pada apa di langit dan apa yang ada di bumi dan bahwa Allah Maha Pemelihara atas segala sesuatu artinya Maha Mengetahui dan mengelola segala sesuatu menurut hikmahNya, karena sesungguhnya hal itu menjadi suatu kesempurnaan pemeliharaan, dan pemeliharaan itu menurut adanya ilmu terhadap perkara yang di pelihara, kemampuan dan kemamapuan atas pelaksanaan dan pengelolannya, dan pengeloaan tersebut menurut hikmhaNya, lalu apa yang kurang dari hal itu, maka berpulang pada perulangan pemelihara, sedang Allah terlepas dari segala kekurangan.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Dan Allah menegaskan kembali pada ayat ini apa yang telah dinyatakan-Nya pada ayat sebelumnya bahwa milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Cukuplah Allah sebagai pemeliharanya, yaitu memelihara amal hamba-hamba-Nya. Dengan tegas Allah menyatakan pada ayat ini bahwa kalau Allah menghendaki untuk memusnahkanmu karena kekafiranmu terhadapnya, niscaya dimusnahkan-Nya kamu semua, wahai manusia! kemudian setelah kemusnahanmu itu, dia datangkan umat yang lain sebagai penggantimu. Dan Allah mahakuasa, dan tidak ada halangan sedikit pun bagi-Nya untuk berbuat demikian.


An-Nisa Ayat 132 Arab-Latin, Terjemah Arti An-Nisa Ayat 132, Makna An-Nisa Ayat 132, Terjemahan Tafsir An-Nisa Ayat 132, An-Nisa Ayat 132 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan An-Nisa Ayat 132


Koreksi kesalahan penulisan Surah / Ayat / Terjemah / Tafsir? Klik Di Sini


Tafsir Surat An-Nisa Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *