Tafsir Al-Qur’an Surah الرعد / Ar-Ra’d Ayat 34 Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{12} Yusuf / يوسف Indeks Al-Qur’an ابراهيم / Ibrahim {14}

Tafsir Al-Qur’an Surat الرعد / Ar-Ra’d (Guruh (Petir)) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 13 Tafsir ayat Ke 34.

Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d Ayat 34

لَهُمْ عَذَابٌ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ اَشَقُّۚ وَمَا لَهُمْ مِّنَ اللّٰهِ مِنْ وَّاقٍ

lahum ‘ażābun fil-ḥayātid-dun-yā wa la’ażābul-ākhirati asyaqq, wa mā lahum minallāhi miw wāq

QS. Ar-Ra’d [13] :34

Arti / Terjemah Ayat

Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras dan tak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Orang-orang kafir yang menghalangi dari jalan Allah, mereka mendapatkan azab yang berat dalam kehidupan dunia, dengan pembunuhan, penawanan dan kehinaan. Sedang azab mereka di akhirat itu lebih berat dan lebih keras, dan mereka tidak memiliki seorang pelindung pun yang dapat melindungi mereka dari azab Allah.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ menyebutkan siksa yang diterima orang-orang kafir dan pahala yang diterima oleh orang-orang yang bertakwa. Untuk itu, sesudah menceritakan keadaan orang-orang musyrik dan kekufuran serta kemusyrikan mereka, Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ pun berfirman:

Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia.

Yakni melalui tangan orang-orang mukmin, ada yang dibunuh, ada pula yang ditawan.

…dan sesungguhnya azab akhirat.

yang disimpan buat mereka selain dari kehinaan dalam kehidupan di dunia.

…adalah lebih keras.

Yaitu jauh lebih keras daripada apa yang mereka alami di dunia. Sehubungan dengan ini Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda kepada dua orang yang terlibat dalam kasus li’an:

Sesungguhnya azab dunia lebih ringan ketimbang azab akhirat.

Dan memang kenyataannya adalah seperti yang disabdakan oleh Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ itu, karena sesungguhnya azab di dunia itu ada akhirnya, sedangkan azab di akhirat bersifat kekal di dalam neraka. Kerasnya azab neraka bila dibandingkan dengan azab dunia tak terperikan, seperti yang disebutkan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:

Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa­Nya, dan tiada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya. (89:25-26)

Dan Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat. Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya. Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan. (Akan dikatakan kepada mereka), “Jangan kamu sekalian mengharapkan satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak.” Katakanlah, “Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?” Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka. (Al Furqaan:11-15)

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

لَهُمْ عَذَابٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَشَقُّ “Mereka mendapatkan azab dalam kehidupan dunia, dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras,” daripada siksaan dunia karena kedahsyatan dan kontinyui-tasnya وَمَا لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَاقٍ “dan tak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (azab) Allah,” yang akan melindungi mereka dari siksa [Allah]. SiksaNya bila sudah diarahkan kepada mereka, maka tidak ada seorang pun yang mampu menghalanginya.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Mereka (orang kafir yang menyimpang dari jalan Allah) mendapat siksaan dalam kehidupan dunia, seperti kekalahan dalam perang dan kehinaan hidup, dan mereka juga akan mendapat azab di akhirat. Sungguh, azab di akhirat itu pasti lebih keras. Tidak ada seorang pun yang dapat melindungi dan menyelamatkan mereka dari azab Allah di dunia maupun akhirat. Usai menggambarkan sanksi bagi orang kafir pada ayat-ayat sebelumnya, pada ayat berikut Allah menjelaskan anugerah-Nya kepada orang yang bertakwa. Perumpamaan dan gambaran surga yang dijanjikan oleh Allah kepada orang yang bertakwa ialah bahwa surga itu seperti taman yang mengalir di bawahnya’yakni di bawah pepohonan dan istana-istananya’sungai-sungai; pepohonan di sana senantiasa berbuah dengan aneka rasa yang lezat dan juga menciptakan suasana yang teduh. Anugerah Allah yang sedemikian indah itulah tempat kesudahan yang hanya diberikan-Nya bagi orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang yang ingkar kepada tuhan ialah neraka beserta siksaannya yang sangat pedih.


Ar-Ra’d Ayat 34 Arab-Latin, Terjemah Arti Ar-Ra’d Ayat 34, Makna Ar-Ra’d Ayat 34, Terjemahan Tafsir Ar-Ra’d Ayat 34, Ar-Ra’d Ayat 34 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Ar-Ra’d Ayat 34


Koreksi kesalahan penulisan Surah / Ayat / Terjemah / Tafsir? Klik Di Sini


Tafsir Surat Ar-Ra’d Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43

Leave a Reply

Your email address will not be published.