Tafsir Al-Qur’an Surah الشورى / Asy-Syura Ayat 24 Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{41} Fussilat / فصلت Indeks Al-Qur’an الزخرف / Az-Zukhruf {43}

Tafsir Al-Qur’an Surat الشورى / Asy-Syura (Musyawarah) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 42 Tafsir ayat Ke 24.

Al-Qur’an Surah Asy-Syura Ayat 24

اَمْ يَقُوْلُوْنَ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًاۚ فَاِنْ يَّشَاِ اللّٰهُ يَخْتِمْ عَلٰى قَلْبِكَ ۗوَيَمْحُ اللّٰهُ الْبَاطِلَ وَيُحِقُّ الْحَقَّ بِكَلِمٰتِهٖ ۗاِنَّهٗ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ

am yaqụlụnaftarā ‘alallāhi każibā, fa iy yasya`illāhu yakhtim ‘alā qalbik, wa yam-ḥullāhul-bāṭila wa yuḥiqqul-ḥaqqa bikalimātih, innahụ ‘alīmum biżātiṣ-ṣudụr

QS. Asy-Syura [42] :24

Arti / Terjemah Ayat

Bahkan mereka mengatakan: “Dia (Muhammad) telah mengada-adakan dusta terhadap Allah”. Maka jika Allah menghendaki niscaya Dia mengunci mati hatimu; dan Allah menghapuskan yang batil dan membenarkan yang hak dengan kalimat-kalimat-Nya (Al Quran). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Bahkan, mereka berkata, “Muhammad telah berbuat dusta terhadap Allah karena dia datang kepada kita dengan membacakan apa yang dibuat dirinya sendiri.” Wahai Muhammad, Jika Allah menghendaki, Dia bisa menutup hatimu kalau kamu melakukan itu. Kemudian Dia menghilangkan dan menghapuskan kebatilan dan membenarkan yang benar dengan kalimat-Nya yang tidak bisa diganti dan diubah, dengan kebenaran janji-Nya yang tidak bisa diingkari. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang ada dalam hati hamba. Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari pengawasan-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Bahkan mereka mengatakan, “Dia (Muhammad) telah mengada-adakan dusta terhadap Allah.” Maka jika Allah menghendaki, niscaya Dia mengunci mati hatimu. (Asy-Syura: 24)

Sekiranya engkau membuat-buat kedustaan terhadap Allah, sebagaimana yang dituduhkan oleh orang-orang jahil itu,

niscaya Dia mengunci mati hatimu. (Asy-Syura: 24)

Maknanya, niscaya Dia menutup rapat hatimu dan mencabut kembali Al-Qur’an yang telah diberikan-Nya kepadamu. Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:

Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu. (Al-Haqqah: 44-47)

Yakni niscaya Kami akan mengazabnya dengan azab yang keras, dan tidak ada seorang manusia pun sanggup menghalang-halanginya.

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

dan Allah menghapuskan yang batil. (Asy-Syura: 24)

ini tidak di- ataf-kan kepada firman-Nya, “Yakhtim ” yang berakibat di-jazam-kan, bahkan yamhu tetap dibaca rafa’ sebagai permulaan kalimat. Demikianlah menurut Ibnu Jarir, selanjutnya ia mengatakan bahwa lalu dalam tulisan huruf wawu-nya dibuang menurut rasam mushaf Imam (Mushaf Usmani) sebagaimana dibuang pula pada firman-Nya:

kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah. (Al-‘Alaq: 18)

Dan firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. (Al-Isra: 11)

Adapun firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

dan membenarkan yang hak dengan kalimah-kalimah-Nya (Al-Qur’an). (Asy-Syura: 24)

di- ataf-kan kepada firman-Nya:

dan Allah menghapuskan yang batil dan membenarkan yang hak. (Asy-Syura: 24)

Yaitu merealisasikannya, mengukuhkannya, menjelaskan, dan menerangkannya dengan kalimah-kalimah-Nya, yakni dengan hujah-hujah dan bukti-bukti-Nya.

Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (Asy-Syura: 24)

Allah mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi di balik kalbu dan segala yang tersimpan di dalam dada berupa rahasia-rahasia.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Maknanya, apakah orang-orang yang mendustakan Rasulullah ﷺ dengan lancang dan dusta akan berkata, افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا “Dia telah mengada-adakan dusta terhadap Allah?” di mana mereka menuduhmu dengan perkara yang paling keji dan paling buruk, yaitu perbuatan mengada-ada atas nama Allah dengan mengaku-ngaku sebagai nabi dan menyandarkan kepada Allah sesuatu yang Allah sendiri bebas darinya, padahal mereka mengetahui kejujuran dan keamanahanmu, maka bagaimana mereka lancang berani berbuat dusta yang sangat jelas ini?! Bahkan dengan perbuatan itu mereka telah lancang terhadap Allah ﷻ. Itu adalah pencemoohan terhadap Allah, di mana Allah telah meneguhkanmu untuk dakwah yang agung ini, yang menurut klaim mereka mengandung kerusakan terbesar di bumi ini. Allah telah meneguhkan beliau berdakwah secara terbuka, kemudian menisbatkan dakwah beliau kepadaNya dan kemudian menguatkan beliau dengan mukjizat-mukjizat yang jelas dan dalil-dalil yang melumpuhkan, kemenangan yang nyata, dan kekuasaan terhadap siapa saja yang menyalahiNya. Dan Allah Kuasa untuk memberangus dakwah ini dari dasar dan materinya, yaitu dengan mengunci rapat hati Rasulullah ﷺ sehingga beliau tidak menyadari apa pun dan sehingga tidak ada suatu kebaikan apa pun yang masuk kepadanya. Apabila ia telah mengunci rapat hati beliau, maka terputuslah semua perkara dan terhentilah ia. Ini adalah satu bukti yang pasti atas kebenaran ajaran yang dibawa oleh Rasul, dan satu kesaksian yang paling kuat dari Allah untuk beliau atas apa yang beliau katakan, dan tidak ada kesaksian yang lebih agung atau lebih besar darinya.

Maka dari itu, di antara hikmah, rahmat dan sunnahNya yang berlaku adalah bahwasanya Dia menghapus kebatilan dan melenyapkannya, sekalipun dalam beberapa waktu tertentu kebatilan itu memiliki kekuatan, namun kesudahannya adalah kebinasaan. وَيُحِقُّ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ “Dan membenarkan yang haq dengan kalimat-kalimat-Nya,” yang bersifat kauniyah (alamiah) yang tidak akan diganti atau-pun dirubah, dan dengan janjiNya yang Mahabenar, dan dengan kalimat-kalimatNya yang bersifat Agama yang merealisasikan kebenaran yang disyariatkanNya dan menguatkannya di dalam hati dan membuat sadar orang-orang yang mempunyai akal.

Dan di antara cara Allah ﷻ mewujudkan kebenaran itu adalah dengan menakdirkan bagi kebenaran itu kebatilan, agar ia melawannya. Apabila kebenaran itu telah melawan kebatilan, maka kebenaran pasti mengalahkannya dengan argumen-argumennya dan dengan bukti-buktinya, sehingga dari cahaya dan petunjukNya itu tampaklah apa yang dengannya kebatilan menjadi redup dan mati serta terbukti kepalsuannya bagi setiap orang, sedangkan yang benar tampak sejelas-jelasnya bagi setiap orang.

إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ “Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati,” dengan segala apa yang ada di dalamnya dan apa-apa yang menjadi sifatnya, berupa kebaikan ataupun keburukan serta apa saja yang ia sembunyikan dan tidak ia tampakkan.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Ataukah mereka, orang-orang kafir itu masih terus mengatakan, ‘dia, Muhammad, telah mengada-adakan kebohongan tentang Allah dengan mengatakan bahwa Al-Qur’an itu adalah firman-Nya, padahal dia bukan firman-Nya. ‘ lalu sekiranya Allah menghendaki dengan izin dan kekuasaan-Nya niscaya dia kunci hatimu. Dan Allah menghapus yang batil dengan cara menimbulkan sebab-sebab yang dapat menghancurkannya dan membenarkan yang benar yang di tunjukkan-Nya dengan firman-Nya, yaitu wahyu-wahyu yang di turunkannya melalui Al-Qur’an. Sungguh, dia maha mengetahui segala isi hati, baik yang di nyatakan maupun yang di sembunyikan. 25. Orang-orang kafir itu harus meminta ampun kepada Allah yang maha pemurah atas keyakinan mereka yang sesat dan perbuatan dosa yang telah mereka lakukan. Dan di antara kemurahan Allah adalah bahwa dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya yang mengakui dan meminta ampun atas kesalahannya itu dan memaafkan keburukan-keburukan yang telah di lakukan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan, baik yang besar maupun yang kecil.


Asy-Syura Ayat 24 Arab-Latin, Terjemah Arti Asy-Syura Ayat 24, Makna Asy-Syura Ayat 24, Terjemahan Tafsir Asy-Syura Ayat 24, Asy-Syura Ayat 24 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Asy-Syura Ayat 24


Koreksi kesalahan penulisan Surah / Ayat / Terjemah / Tafsir? Klik Di Sini


Tafsir Surat Asy-Syura Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *