Tafsir Al-Qur’an Surah محمد / Muhammad Ayat 11 Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{46} Al-Ahqaf / الأحقاف Indeks Al-Qur’an الفتح / Al-Fath {48}

Tafsir Al-Qur’an Surat محمد / Muhammad (Muhammad) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 47 Tafsir ayat Ke 11.

Al-Qur’an Surah Muhammad Ayat 11

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ مَوْلَى الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَاَنَّ الْكٰفِرِيْنَ لَا مَوْلٰى لَهُمْ

żālika bi`annallāha maulallażīna āmanụ wa annal-kāfirīna lā maulā lahum

QS. Muhammad [47] :11

Arti / Terjemah Ayat

Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak mempunyai pelindung.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Itulah yang Kami berlakukan kepada dua kelompok, yaitu kelomok yang beriman dan kufur karena Allah adalah pelindung dan penolong orang-orang beriman, sedangkan orang-orang kafir itu tidak ada pelindung dan tidak ada pula penolong bagi mereka.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Kemudian Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ berfirman:

Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah Pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tiada mempunyai pelindung. (Muhammad: 11)

Abu Sufyan alias Sakhr ibnu Harb -pemimpin kaum musyrik- mengatakan dalam Perang Uhud ketika ia bertanya tentang Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ dan Abu Bakar, tetapi tidak dijawab. Maka ia berkata, “Ingatlah, mereka telah mati.” Lalu ucapannya itu dijawab oleh Umar ibnul Khattab r.a., “Engkau dusta, hai musuh Allah, bahkan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ telah memelihara apa yang membuatmu susah, dan sesungguhnya orang-orang yang engkau bilang tadi masih hidup.” Maka Abu Sufyan berkata, “Hari ini merupakan balasan dari Perang Badar, peperangan itu silih berganti. Ingatlah, sesungguhnya kalian akan menjumpai orang yang mati dicincang. Aku tidak memerintahkannya, tidak pula melarangnya.” Lalu Abu Sufyan pergi seraya mendendangkan syair yang isinya, “Tinggilah Hubal, tinggilah Hubal!” (Hubal nama berhala yang disembah mereka). Maka Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda, “Mengapa kalian tidak menjawabnya?” Mereka bertanya, “Apa yang harus kami katakan?” Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:

Allah lebih tinggi dan lebih agung.

Abu Sufyan berkata lagi, “Kami mempunyai Uzza, dan tiada Uzza bagi kalian.” (maksudnya kejayaan yang namanya kebetulan sama dengan berhala sembahan mereka). Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda (kepada para sahabatnya), “Mengapa kalian tidak menjawabnya?” Mereka bertanya, “Apakah yang harus kami katakan, wahai Rasulullah?” Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:

Allah adalah Pelindung kami, dan tiada pelindung bagi kalian.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

{ذلك بأن الله مولى الذين آمنوا} “Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman.” Allah ﷻ melindungi mereka dengan rahmatNya dan mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya. Allah ﷻ memberikan balasan serta kemenangan kepada mereka. {وَأَنَّ الْكَافِرِينَ} “Dan karena sesungguhnya orang-orang kafir,” terhadap Allah ﷻ, di mana mereka memutuskan sendiri perlindungan dari Allah ﷻ dan menolak rahmatNya dari diri mereka, {لا مَوْلَى لَهُمْ} “tiada mempunyai pelindung,” yang menunjukkan mereka ke jalan keselamatan dan tidak ada yang menyelamatkan mereka dari azab dan siksaan Allah ﷻ, para pelindung mereka adalah thaghut yang mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kesesatan; mereka itulah penghuni neraka dan mereka kekal di dalamnya.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Hukuman itu terhadap mereka dalam firman-Nya, yang demikian itu, yakni ganjaran yang diterima oleh orang-orang yang beriman dan azab yang diderita oleh orang-orang kafir, karena Allah pelindung bagi orang-orang yang beriman yang melindungi mereka dan memberikan pertolongan; sedang orang-orang kafir tidak ada pelindung bagi mereka yang dapat menyelamatkan dari kehancuran. 12. Setelah Allah menerangkan keadaan orang-orang mukmin dan orang-orang kafir di dunia kemudian diterangkan pula keadaan mereka di akhirat kelak. Sungguh, Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan membuktikan keimanan mereka dengan mengerjakan kebajikan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai sebagai penghormatan bagi keimanan mereka kepada Allah dan rasul-Nya. Dan orang-orang yang kafir menikmati ke-senangan dunia berupa harta benda dan kesenangannya yang tidak abadi dan mereka makan seperti hewan makan tanpa memikirkan kesudahan mereka; dan kelak nerakalah yang menjadi tempat tinggal bagi mereka sebagai balasan atas kekafirannya.


Muhammad Ayat 11 Arab-Latin, Terjemah Arti Muhammad Ayat 11, Makna Muhammad Ayat 11, Terjemahan Tafsir Muhammad Ayat 11, Muhammad Ayat 11 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Muhammad Ayat 11


Koreksi kesalahan penulisan Surah / Ayat / Terjemah / Tafsir? Klik Di Sini


Tafsir Surat Muhammad Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38

Leave a Reply

Your email address will not be published.