Tafsir Al-Qur’an Surah البروج / Al-Buruj Ayat 1 Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{84} Al-Inshiqaq / الإنشقاق Indeks Al-Qur’an الطارق / At-Tariq {86}

Tafsir Al-Qur’an Surat البروج / Al-Buruj (Gugusan Bintang) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 85 Tafsir ayat Ke 1.

Al-Qur’an Surah Al-Buruj Ayat 1

وَالسَّمَاۤءِ ذَاتِ الْبُرُوْجِۙ

was-samā`i żātil-burụj

QS. Al-Buruj [85] :1

Arti / Terjemah Ayat

Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai manzilah -manzilah (garis edar) yang dilalui matahari dan bulan, dengan Hari Kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk yang ketika itu Dia akan menghimpun mereka, dan bersumpah dengan saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan yang disaksikan. Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai dengan kehendak-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik. Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar untuk menyiksa orang-orang yang beriman. Mereka menyalakan api besar menggunakan bahan bakar, ketika mereka duduk di atas parit-parit itu terus menerus, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat berupa penyiksaan terhadap orang-orang yang beriman. Mereka tidak menghukum orang-orang beriman dengan siksaan sedemikian rupa melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa yang tidak akan terkalahkan, Mahaterpuji dalam firman, perbuatan, dan sifat-sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Dia Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ bersumpah dengan menyebut nama langit dan gugusan-gugusannya, yakni bintang-bintangnya yang besar-besar. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam tafsir firman-Nya:

Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya. (Al Furqaan:61)

Ibnu Abbas, Mujahid, Ad-Dahhak, Al-Hasan, Qatadah, dan As-Saddi mengatakan bahwa Al-Buruj artinya bintang-bintang. Diriwayatkan pula dari Mujahid bahwa Al-Buruj artinya yang ada penjaganya. Yahya ibnu Rafi’ mengatakan bahwa Al-Buruj artinya gedung-gedung yang terdapat di langit.

Al-Minhal ibnu Amr telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Demi langit yang mempunyai gugusan bintang. (Al-Buruj: l) Yakni bentuk yang baik.

Ibnu Jarir memilih pendapat yang mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah manzilah-manzilah matahari dan bulan, yang semuanya ada dua belas buruj, matahari menempuh tiap-tiap manzilah itu selama satu bulan, sedangkan bulan berjalan pada masing-masing darinya selama dua sepertiga hari, yang berarti dua puluh delapan malam, sedangkan yang dua malamnya bulan bersembunyi.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

(1-3) وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ “Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,” yakni memiliki posisi-posisi (garis-garis edar) yang mencakup tempat matahari, bulan, bintang yang tersusun rapi dalam garis edarnya yang tertata secara sempurna dan rapi yang menunjukkan sempurnanya Kuasa, rahmat, dan luasnya ilmu, serta kebijaksanaan Allah ﷻ. وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِ “Dan demi hari yang dijanjikan,” yaitu Hari Kiamat yang dijanjikan oleh Allah ﷻ akan dikumpulkannya semua manusia di dalamnya dan digabungkan dari yang pertama hingga yang akhir, yang jauh dan yang dekat. Allah ﷻ tidak mungkin merubah atau memungkiri janji. وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ “Dan yang menyaksikan dan yang disaksikan,” ini mencakup seluruh orang yang memiliki sifat tersebut. Obyek sumpahnya adalah tanda-tanda kebesaran Allah ﷻ yang jelas dan hikmahnya yang terang serta rahmatNya yang luas yang terkandung dalam sumpah ini. Ada yang berpendapat bahwa obyek sumpah adalah FirmanNya;

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

1-3. Allah bersumpah demi tiga hal yang luar biasa, baik kejadian maupun prosesnya. Demi langit luas yang mempunyai gugusan bintang atau orbit-orbit bintang ketika beredar di angkasa, yang menjadi penanda kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Dan demi hari yang dijanjikan. Itulah hari kiamat, kebangkitan, dan perhitungan yang pasti datang dengan segala kejadian dan kerepotan yang luar biasa di dalamnya. Demi orang yang menyaksikan hari yang dijanjikan itu dan kejadian-kejadian mengerikan dan mencengangkan yang disaksikan oleh mereka pada hari itu


Al-Buruj Ayat 1 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Buruj Ayat 1, Makna Al-Buruj Ayat 1, Terjemahan Tafsir Al-Buruj Ayat 1, Al-Buruj Ayat 1 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Buruj Ayat 1


Koreksi kesalahan penulisan Surah / Ayat / Terjemah / Tafsir? Klik Di Sini


Tafsir Surat Al-Buruj Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *